Laman

Rabu, 16 November 2011

Keputusan

“I am what I know”
“We are what we know”
“Aku adalah wawasanku”

Diri kita adalah hasil dari pengambilan keputusan kita.Tuhan memang selalu ada dalam setiap langkah kita tapi Tuhan juga menyerahkan kepada diri kita sendiri dalam mengambil setiap keputusan hidup.

Keputusan- keputusan kita, dalam keseharian kita, begitu banyak.Setiap keputusan yang kita ambil menentukan arah kehidupan kita selanjutnya.Setiap keputusan tersebut langsung berkaitan dengan apa yang terjadi dalam kehidupan kita.

Detik demi detik.
Keputusan kita yang besar tentunya akan memberikan dampak yang lebih besar.Tapi besar ataupun kecil keputusan itu, akan membentuk hidup kita.Diri kita adalah koleksi keputusan kita.

Lebih penting lagi...

Pengambilan keputusan kita sangat berhubungan dengan apa yang kita tahu atau wawasan kita.Apa yang kita tahu, akan jadi sekumpulan data yang membantu kita dalam mengambil keputusan dan pada akhirnya, keputusan kita akan menguak jalan hidup kita.

Artinya, apa yang kita tahu, atau dengan kata lain, wawasan, sangat sangat penting.
Karena itu, kita seharusnya—seperti juga diperintahkan agama—terus belajar.
Terus membuka diri terhadap hal-hal baru.Terus menambah wawasan kita karena itulah alat terpenting kita kalau kita ingin hidup kita berjalan dengan baik, ke arah yang lebih baik lagi.

@reebastian

Jumat, 04 November 2011

Buat Kawan-kawan Sosiologi

 MAHASISWA:
Tiap pagi bangun tidur, pergi ke kampus, masuk kelas, selesai nongkrong bentar, pulang ke rumah. Besoknya ya gitu terus...


Bosan kan ???


Hidup cuma 1x. Alangkah asiknya kalau hidup Agan berwarna. Banyak variasi. Bermakna. Berkembang.

"Apa yang bisa gua lakuin ya?" atau "Gimana caranya untuk ngebuat saya atau kerjaan saya lebih bagus ya?" atau "Gimana caranya supaya saya bisa punya network / teman lebih banyak lagi ya?", dan seterusnya dan seterusnya.

Jadi, ketika harus kuliah,... ketika di kelas, pikirin gimana caranya supaya ilmu yang kawan-kawan dapetin itu maksimal. Apakah ikut secara aktif dalam diskusi? Beraniin diri untuk nanya? Beraniin diri untuk maju ke depan untuk presentasi? Ketika istirahat, gunain waktu untuk jangan hanya nongkrong sama temen-temen yang itu ituuuuu aja. Coba sekali-kali maen ke jurusan lain, kenalan. Kali aja ketemu jodoh? he he he. Dan, pas waktunya pulang atau di weekend, gunain untuk berorganisasi!

Mungkin, pas weekend, gunain untuk merenung. Coba mikirin, adakah hal lain dari apa yang sudah kawan-kawan lakuin, yang kawan-kawan suka... (passion)? Kalo ada, COBA perjelas di otak kawan-kawan, dan tulis. Jabarkan juga step-stepnya. Dan, yang paling penting, untuk beraniin untuk #MakeItHappen!


Rutinitas itu BORING, BUANG WAKTU!


*Ini sebuah tulisan dari BillyBoen