Kata orang bijak, hidup adalah panggung sandiwara. Panggung sandiwara juga adalah salah satu judul lagu dari grup musik God Bless yang bercerita tentang hidup. Dalam hidup, kita sering mamakai "topeng" ketika kita bergaul dengan sesama. Kita mencoba menyembunyikan betapa rapuhnya diri kita sebenarnya dihadapan orang lain. Kalau bahasa sosiologi,yang disetuskan oleh Erving Goffman, kita "berdramaturgi". Hidup adalah drama dan kitalah aktor yang berperan di dalamnya. Frontstage itu menampilkan kehidupan sosial kita sehari-hari. Backstage-nya ketika kita mulai menjadi diri kita sendiri dan apa adanya. Pada backstage-lah kita sebenarnya dapat mulai menikmati hidup.
So, jangan takut berproses. Ini baru awal dari kesusksesan. Jangan takut menjadi diri sendiri karena hanya dengan itu kita akan menikmati hidup. Selamat berproses dan menemukan backstage kalian dengan cara kalian masing-masing.
Selamat Datang calon Sosiolog Masa Depan Bangsa :)
Nah, Buat kamu khususnya Mahasiswa Baru Sosiologi Fisip UR, kamu mungkihn sedang berada di fronstage, mengatur kesan atau membangun "impression manajemen" sedemikian rupa agar diterima di lingkungan dan teman-teman baru. Berusaha untuk nyaman di jurusan sosiologi, meski mungkin ada di antara kamu yang meneyembunyikan perasaan "terpaksa" atau "terjerumus" di jurusan ini. Tapi percaya deh seirng berjalannya waktu , kamu pasti akan merasa betah dan nyaman di lingkunganmu dan semakin menunjukkan siapa diri backstage kamu yang sebenarnya.
So, jangan takut berproses. Ini baru awal dari kesusksesan. Jangan takut menjadi diri sendiri karena hanya dengan itu kita akan menikmati hidup. Selamat berproses dan menemukan backstage kalian dengan cara kalian masing-masing.
Selamat Datang calon Sosiolog Masa Depan Bangsa :)
